Thursday, June 18, 2009

All & the Whole

Dalam percakapan rutin, sebagian orang kurang begitu peka terhadap pemakaian ”all” dan ”the whole”. Wajar, karena ”all” dan ”the whole” memiliki makna yang sama yaitu ”semua”.
Permasalahan akan menjadi berbeda manakala kita berkomunikasi tertulis maupun lisan dalam forum resmi. Kemampuan untuk menempatkan ”all” dan ”the whole” mutlak diperlukan agar tidak timbul kerancuan dalam pesan yang disampaikan.

Secara ringkas dijelaskan mengenai perbedaan ”all” dan ”the whole” sebagai berikut.

Bentuk ”all”, baik dalam bahasa Inggris lisan dan tertulis SELALU diikuti oleh bentuk jamak (plural form) benda yang dapat dihitung (countable) maupun benda yang tidak dapat dihitung (uncountable).



Contoh :
All the children at the party got a present.
(“children”—countable noun—adalah bentuk jamak dari “child”)


My sister likes all pop musics.
(“musics” bermakna sebagai semua jenis musik)

Sedangkan bentuk ”the whole” SELALU diikuti bentuk tunggal (singular form) dan tidak bisa digunakan pada benda yang tidak bisa dihitung.


Contoh :
I have read the whole book.
bandingkan dengan
I have read all the books.

He has spent the whole money : tidak lazim
He has spent all the money : Benar

Selamat belajar.


1 Comments:

At December 14, 2009 at 5:34 PM , Anonymous Windhu said...

Bpk/Ibu,
saya mau tanya nih, kalau materi mengenai "all" dan "whole" ini termasuk di kurikulum sekolah tingkat apa dan kelas berapa yah? SD, SMP, atau SMA? Buat bahan skripsi saya nih..
Terimakasih atas info dan bantuannya..
Salam..
Windhu..

 

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home